Autobiografi
Nama ku Zakiyatul fachiroh, aku lahir di kota
pati 20 november 1996 aku putri kedua
dari dua bersaudara, Ayahku bernama Zulianto, Ibuku bernama Sukismi, Kakakku bernama Nurul Hidayah,
aku bertempat tinggal di Desa plukaran
kecamatan gembong kabupaten pati lebih tepatnya di dukuh Beji yang aman
tentram dan damai.
aku senang sekali hidup di desa itu,
serasa damai di hati di situlah aku merasakan kasih sayang yang tulus dari
kedua orang tua, di sanalah aku di didik orang tuaku mulai dari kecil hingga
sekarang.
Pada umur 6 tahun aku masuk sekolah Dasar
SD 02 Plukaran begitu banyak pengalaman yang aku dapatkan di SD tersebut,
setelah aku selesai pada tahun ajaran 2006/2007
di jenjang SD dan mendapatkan ijazah aku melanjutkan ke jenjang berikutnya
yaitu jenjang MTs. Pada jenjang MTs aku bersekolah di MTS NU Raden Umar
Sa’id yang berada Di desa Colo, di
namakan MTs NU Raden Umar Sa’id karena terletak di kaki gunung Muria, Di MTs inilah aku menimba ilmu selama 3
tahun, seiring berjalannya waktu selama 3 tahun aku menyelesaikan pendidikan
MTs tahun 2009/2010 aku mendapatkan ijazah MTs.
Setelah lulus dari MTs ituah muncul obsesi
dan motivasi dari orang tuaku untuk melanjutkan ke SMK dan mondok, aku ingin
merasakan hidup di lingkungan pondok pesantren agar aku bisa hidup mandiri, dan aku juga
ingin memdalami agama islam, mempelajari
Al-qur’an, dan mempelajari berbagai kitab-kitab. Dan dari perundingan bersama
akhirnya keputusan telah disepakati aku sekolah di SMK Mambaul Falah dan nyantri di
Pondok psantren Mamba’ul Falah yang didirikan oleh guru besar KH. Muhammad Shiddiq As-sholihi yang juga
mendirikan jam’iyah pngajian sepuh Thoriqoh Qodiriyah wanaqsabandiyah
Kesan pertama berada di pondok aku tidak
begitu menyukainya pengen pulang lah, kangen sama orang tua lah, banyak deh
alasannya, ya mungkin karena balum
terbiasa hidup di lingkungan pondok jadi merasa sangat canggung apalagi sama
temen-temen yang belum saling kenal, canggung banget, seiring dengan
berjalannya waktu lama-lama saya terbiasa berada di pondok. Tapi memang namanya
tholabul ‘ilmi itu banyak cobaan, masalah satu slesai muncul lagi masalah lain,
tapi aku mencoba untuk tetap optimis dan sabar menghadapinya toh tak ada
salahnya juga, sebagai pelajaran dan mungkin suatu langkah kedewasaan. Dan di
pesantren inilah aku mengenal bberapa karakter dan mejumpai banyak teman.
Sedangkan di SMK aku mengambil jurusan
TKJ (Teknik Komputer Jaringan) mulanya aku tidak begitu suka dengan kejuruan
ini, tapi gimana caranya bisa pinter kalo nggak suka, suka nggak suka ya harus
suka, awalnya di paksa, terpaksa, biasa, lama-lama jadi kulina, semoga aku mendapat
manfaat.
Aku berambisi menjadi sukses, bukan hanya
dalam hal karir tetapi dalam segala bidang, Sukses memang bukanlah sebuah
tujuan, sukses juga butuh proses. mungkin saat ini aku bukan apa-apa, tapi aku
akan membuktikannya suatu saat. Jangan sekali-kali meremehkan seseorang karena
melihat dari fisik saat ini, semua bisa saja berubah, tak ada yang tak mungkin
di dunia ini, aku yakin suatu saat aku kan dapatkan apa yang ku inginkan.
Semoga Allah memberkahiku.



2 komentar:
y,, smga sukses ,,
autobiografi wi pow mbk???
Posting Komentar